Berita dan Informasi Luwu
Berita  

Tips Merawat Sepatu di Musim Hujan agar Tetap Awet dan Aman bagi Kesehatan Kaki

Tips Merawat Sepatu di Musim Hujan agar Tetap Awet dan Aman bagi Kesehatan Kaki
Ilustrasi. (Dok: Ist)

KabarLuwu.com — Curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir membuat sepatu lebih rentan basah dan rusak. Perubahan cuaca yang tidak menentu, dari cerah pada siang hari hingga hujan deras pada sore atau malam hari, kerap membuat sepatu terkena air hujan tanpa persiapan.

Jika dibiarkan, kondisi sepatu yang basah dan lembap tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga dapat mempercepat kerusakan bahan. Karena itu, sepatu yang terkena hujan sebaiknya segera ditangani setelah digunakan.

Berdasarkan data dan tips perawatan dari Shoes and Care, penanganan yang tepat penting dilakukan agar sepatu tetap awet dan nyaman dipakai, terutama di tengah musim hujan. Dengan perawatan sederhana, sepatu dapat terhindar dari kerusakan meski sering terpapar air hujan.

Berikut beberapa tips merawat sepatu di musim hujan:

1. Lepaskan sepatu dan keringkan bagian dalam
Setelah sepatu terkena hujan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah segera melepas sepatu sesampainya di rumah. Jangan membiarkan sepatu dalam kondisi basah terlalu lama karena kelembapan dapat memicu bau tidak sedap dan pertumbuhan jamur.

Insole atau alas sepatu yang dapat dilepas sebaiknya dikeluarkan karena bagian ini paling banyak menyerap air. Selain itu, lepaskan pula tali sepatu agar bagian dalam lebih terbuka sehingga sirkulasi udara menjadi lebih lancar dan proses pengeringan berlangsung lebih cepat.

2. Lap permukaan sepatu
Permukaan luar sepatu perlu dibersihkan menggunakan kain kering atau handuk bersih untuk menghilangkan sisa air hujan, lumpur, dan kotoran yang menempel. Jika dibiarkan, kotoran tersebut dapat meninggalkan noda permanen.

Saat membersihkan, hindari menggosok sepatu terlalu keras, terutama pada sepatu berbahan suede atau kulit, karena dapat merusak tekstur bahan. Cukup lap secara perlahan agar sepatu tetap aman.

3. Gunakan tisu atau koran untuk menyerap air
Untuk membantu menyerap kelembapan di bagian dalam sepatu, masukkan kertas koran atau tisu. Koran dinilai efektif karena mampu menyerap air dengan baik sekaligus membantu menjaga bentuk sepatu.

Agar hasil maksimal, kertas koran atau tisu sebaiknya diganti secara berkala hingga sepatu benar-benar kering. Hindari penggunaan kertas berwarna atau majalah karena tinta berisiko luntur dan menempel pada bagian dalam sepatu.

4. Hindari sumber panas langsung
Masih banyak orang mengeringkan sepatu dengan cara yang keliru, seperti menjemurnya langsung di bawah sinar matahari atau menggunakan pengering rambut.

Padahal, menurut Shoes and Care, panas langsung dapat merusak sepatu. Suhu yang terlalu tinggi bisa membuat bahan mengeras, mengerut, bahkan berubah warna. Cara terbaik adalah membiarkan sepatu mengering secara alami di tempat yang sejuk dan teduh dengan sirkulasi udara yang baik.

5. Bersihkan dan rawat sepatu setelah kering
Setelah sepatu benar-benar kering, lakukan pembersihan dan perawatan sesuai jenis bahannya. Sepatu berbahan kanvas dapat dibersihkan menggunakan air hangat dan sabun lembut. Sementara itu, sepatu berbahan kulit atau suede sebaiknya dirawat menggunakan produk pembersih khusus agar tidak merusak permukaan.

Selain berdampak pada sepatu, penggunaan sepatu basah dan lembap dalam waktu lama juga berisiko bagi kesehatan kulit kaki. Mengutip rangkuman Stylo Indonesia, kondisi lembap pada sepatu dapat memicu berbagai penyakit kulit.

Salah satunya adalah kutu air yang ditandai dengan ruam kemerahan, bersisik, dan rasa gatal. Lingkungan lembap pada sepatu menjadi tempat ideal bagi pertumbuhan jamur sehingga infeksi mudah menyebar dan menimbulkan bau kaki hingga luka.

Dermatitis kontak juga dapat terjadi akibat iritasi atau reaksi alergi, terutama jika sepatu atau kaus kaki terbuat dari bahan yang bersifat iritan. Selain itu, risiko infeksi jamur pada kuku atau pembusukan kuku meningkat apabila sepatu basah dipakai dalam waktu lama.

Karena itu, masyarakat disarankan menghindari penggunaan sepatu basah dan lembap terlalu lama selama musim hujan. Dengan perawatan yang tepat, sepatu dapat tetap awet dan kesehatan kaki pun tetap terjaga.
(Rissa Siana Bakri)