KabarLuwu.com — Kegiatan dzikir akhir tahun di Kabupaten Luwu diawali dengan lantunan dzikir yang dipandu Majelis Dzikir Kabupaten Luwu binaan Hj. Hafisah Saleh. Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama dan doa bersama yang dipimpin Kyai Muda Roni HB, Penghulu KUA Kecamatan Lamasi Timur.
Dalam sambutannya, Bupati Luwu, Patahudding, menyampaikan bahwa masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Luwu telah berjalan selama 10 bulan. Ia mengajak seluruh jajaran perangkat daerah untuk tetap menjaga konsistensi, soliditas, dan komitmen dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Hari ini tepat 10 bulan 10 hari kami mengemban amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Luwu. Kami mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan komitmen dalam melaksanakan amanah yang telah diberikan,” ujar Patahudding.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Luwu juga memaparkan sejumlah capaian strategis yang berhasil diraih selama masa kepemimpinannya. Di bidang pelayanan administrasi, Pemerintah Kabupaten Luwu telah meningkatkan layanan Mall Pelayanan Publik di wilayah Kecamatan Walenrang-Lamasi. Dengan kebijakan ini, masyarakat tidak lagi harus datang ke Belopa untuk mengurus administrasi. Bahkan, khusus warga Kecamatan Walenrang Barat, layanan administrasi kependudukan kini dapat diakses langsung di kantor camat setempat.
Di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Luwu telah menerapkan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara gratis hanya dengan menunjukkan E-KTP.
Sementara di sektor pendapatan daerah, Bupati mengungkapkan bahwa meskipun pemerintah memberikan kebijakan pembebasan sejumlah objek pajak, penerimaan pajak daerah justru mengalami peningkatan. Kebijakan pembebasan pajak tersebut diberikan kepada masyarakat miskin ekstrem, para veteran, serta satu persil lahan milik mantan kepala daerah.
Capaian lainnya meliputi peluncuran program seragam gratis plus bagi peserta didik baru jenjang PAUD, SD, hingga SMP, penyediaan layanan internet gratis di ruang publik, pembangunan jaringan di wilayah blankspot, serta pengadaan excavator amfibi sebagai upaya percepatan penanganan bencana banjir dan tanah longsor.
Melalui momentum dzikir dan refleksi akhir tahun ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap seluruh program yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan pada tahun mendatang guna menghadirkan pelayanan publik yang semakin optimal, merata, dan berkelanjutan.
Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Luwu juga berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Di antaranya Swasti Saba Wistara sebagai penghargaan tertinggi di bidang Kota Sehat, serta TP2DD Kabupaten Terbaik II se-Sulawesi dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.
Pada tingkat regional, Kabupaten Luwu kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-10 kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, Luwu juga meraih enam penghargaan pada ajang CHAPTER 2025, ASN Digital Award Bank Indonesia Sulsel, serta dinobatkan sebagai Juara Umum QRIS Champion of The Year 2025.
Penghargaan juga diberikan kepada Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua Tim Penggerak PKK atas dukungan dan komitmen dalam implementasi Program Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN. Kabupaten Luwu turut meraih Proyek Terbaik III pada ajang South Sulawesi Investment Challenge melalui Proyek Industri Pengolahan Rumput Laut Terpadu.












