KabarLuwu.com — Bupati Luwu, Dr. H. Basmin Mattayang Patahudding, menegaskan pentingnya peran da’i di tengah dinamika masyarakat modern yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pelatihan Da’i Muda Kabupaten Luwu yang mengusung semangat “Amar Ma’ruf Nahi Mungkar.”
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme para da’i muda agar lebih siap menghadapi tantangan era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi.
“Dari masa ke masa, kehadiran seorang da’i sangat dibutuhkan. Di tengah kompleksitas kehidupan masyarakat saat ini, da’i menjadi elemen penting yang mampu menuntun umat menuju kehidupan yang lebih baik dan berkarakter,” ujar Bupati Patahudding.
Ia menambahkan bahwa peran da’i tidak sekadar menyampaikan pesan keagamaan, namun juga menjadi cahaya penerang, pembawa ilmu, dan benteng umat dalam menangkal paham-paham menyimpang yang mulai tumbuh di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada para da’i yang selama ini telah memberikan pencerahan dan keteduhan rohani di tengah masyarakat. Ia mendorong agar para da’i senantiasa mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana dakwah yang efektif.
“Kemajuan teknologi adalah tantangan sekaligus peluang. Da’i harus mampu membaca kebutuhan umat sesuai perkembangan zaman,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara dakwah dan pembangunan daerah. Ia mendorong agar para da’i turut menyampaikan informasi mengenai program-program pembangunan yang telah dan akan dijalankan Pemerintah Kabupaten Luwu.
“Pelatihan ini bukan hanya tentang peningkatan wawasan keagamaan, tetapi juga wadah membentuk da’i yang mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Patahudding secara resmi membuka kegiatan pelatihan tersebut, seraya berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan menjadikannya sebagai bekal untuk terus menebar cahaya dakwah di tengah masyarakat.












