Berita dan Informasi Luwu
Berita  

Wabup Luwu: Gerakan Pangan Murah Hadir untuk Ringankan Beban Masyarakat

KabarLuwu — Wakil Bupati Luwu, Dhevy Bijak, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan wujud keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Menurutnya, ketersediaan dan stabilitas harga pangan adalah faktor strategis, bukan hanya untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjaga stabilitas sosial dan ekonomi daerah.

“Dalam situasi ekonomi yang berdinamika, kenaikan harga kebutuhan pokok bisa menjadi beban bagi rakyat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Luwu bekerja sama dengan berbagai pihak melaksanakan Gerakan Pangan Murah ini untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Dhevy.

Ia menambahkan, GPM tidak hanya menghadirkan produk pangan murah, tetapi juga memperkuat kerja sama lintas sektor antara pemerintah, petani, nelayan, pedagang, dan pelaku UMKM. Pengendalian inflasi dan stabilisasi pangan, menurutnya, membutuhkan keterlibatan semua unsur masyarakat.

“Melalui gerakan seperti ini, kita juga mendorong agar produk pangan lokal semakin diminati masyarakat, sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan UMKM di daerah,” imbuhnya.

Di akhir sambutan, Wabup mengajak seluruh masyarakat memperkuat semangat gotong royong dalam membangun kemandirian pangan, menjaga stabilitas ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Luwu.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, antara lain:

  • Beras SPHP Rp60.000/5 kg

  • Bawang Merah Rp40.000/kg

  • Bawang Putih Rp30.000/kg

  • Minyak Kita Jerigen Rp100.000/5 liter

  • Gula Pasir Rp17.000/kg

  • Minyak Kita Bantal Rp15.500/liter

  • Tepung Terigu Rp10.000/kg

  • Telur Ayam Ras Rp53.000/rak